MUKZIZAT/ MIRACLE

MUKZIZAT/ MIRACLE

Oleh: Abdul Qoyyum Rusgandi

Para Nabi menampakan mukzizat-mukzizat sehingga orang-orang yang liar dan sesat bisa dibimbing dari keadaan yang nista kepada keadaan yang penuh keyakinan akan Tuhan. Penampakan mukzizat-mukzizat itu bukan hal yang aneh bagi Yesus, dan nabi yang lain pun memperlihatkan kekuatan keajaiban-keajaiban Tuhan. Menurut Bibel, bukan hanya Yesus, tetapi juga nabi yang lain pun menghidupkan orang yang sudah mati untuk bisa hidup kembali. Elisha adalah salah seorang dari antara para Nabi tersebut.

Dan ketika Elisa masuk ke rumah, ternyata anak itu sudah mati dan terbaring di atas tempat tidurnya.

Sesudah itu ia berdiri kembali dan berjalan dalam rumah itu sekali kesana dan sekali kesini, kemudian meniarap pulalah ia diatas anak itu. Maka bersinlah anak itu sampai tujuh kali, lalu membuka matanya.(II Raja-raja 4: 32, 35)

Ini hanya merupakan suatu perumpamaan ketika dikatakan bahwa yang mati akan hidup lagi. Arti hidup disini mengandung maksud kehidupan kerohanian. Hidup digambarkan sebagai keyakinan kepada Tuhan yang Esa

Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.(Yohanes 17: 3)

Berikut ini penggunaan kata mati dengan sangat indah menggambarkan karakter kematian itu:

Tetapi Yesus berkata kepadanya, “Ikutlah Aku dan biarlah orang-orang mati menguburkan orang-orang mati mereka.” (Matius 8: 22)

Kata sakit diungkapkan secara metafora dalam Bibel.

Pada waktu ahli-ahli Taurat dari golongan Farisi melihat bahwa ia makan dengan pemungut cukai dan orang berdosa itu, berkatalah mereka kepada murid-murid-Nya: “mengapa Ia makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?

Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit, Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”(Markus 2: 16 – 17)

Selain Yesus para rasul yang lain pun pernah dikabarkan bisa menyembuhkan orang yang sakit. Elijah mengobati Naaman dari penyakit kusta.

Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir. (II Raja-raja 5: 14)

Para Nabi yang lain juga menampakkan mukzizat-mukzizat. Yesus, Bibel mengatakan, Yesus berjalan di laut. Bibel juga menyebutkan Elia telah membelah air.

Lalu Elia mengambil jubahnya, digulungnya, dipukulnya ke atas air itu, maka terbagilah air itu ke sebelah sini dan kesebelah sana, sehingga menyebranglah keduanya dengan berjalan di tanah yang kering. (II Raja-raja 2: 8)

Yesus memerintahkan kepada para muridnya untuk menghidupkan orang yang telah mati:

Sembuhkanlah orang sakit, bangkitkanlah orang mati, tahirkanlah orang kusta, usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan Cuma-Cuma, karena itu berikanlah pula dengan Cuma-Cuma. (Matius 10: 8)

Yesus juga berkata:

Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya. (Matius 21: 22)

Di tempat lain Yesus lebih lanjut berkata:

Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata pada gunung ini: Pindah dari tempat ini kesana, maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada ynag mustahil bagimu. (Matius 17: 20)

Bahkan Yesus menjamin para penganutnya bahwa mereka bisa mengerjakan perbuatan yang lebih besar dari apa yang sudah dikerjakan.

Aku berkata padamu: sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar daripada itu, sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa juga yang kamu minta dalam namaKu, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepadaKu dalam namaKu, Aku akan melakukannya. (Yohanes 14: 12 – 14)

Dari pendahuluan ayat-ayat Bible menjelaskan bahwa mati secara fisik tidak pernah bisa dihidupkan kembali oleh seseorang. Jika hal ini bisa terjadi, maka seorang pengikut Yesus tentu akan sanggup menghidupkan orang yang sudah mati dari kuburan. Akan tetapi, mukzizat besar yang pernah ditampakkan adalah dengan menghidupkan kerohanian orang yang sudah mati. Kehidupan para Nabi memberikan banyak contoh-contoh mukzizat yang menakjubkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s